0

Terima Kasih Telah Menjaga Diri

Kurniawan Gunadi
Entah kapan memulai membaca tulisan-tulisannya, tapi kurasa penuh kejujuran dalam hal rasa.
Itulah yang membuat semua goresan tangannya penuh makna hingga setiap orang ingin membaca dan membaca.
Tapi terkadang tulisan-tulisanya bikin bahaya lho alias bikin baper jadi harus waspada.hehe

Ini salah satu tulisannya yang paling kusuka, judulnya ''Terima Kasih telah Menjaga Diri''
Mengapa? Mungkin karena sangat cocok dengan keinginan hati saat ini *haisyah, sempetnya ngegombal di bulan puasa* eh tapi beneran kok :'')

Untukmu, yang sekarang sedang menjaga diri dan dijaga Tuhan, semoga kita segera disatukan :)



Terima kasih telah menjaga diri, terima kasih juga telah bersedia bersabar. Bersabar terhadap perasaan yang sedang tumbuh, ingin sekali mekar, ingin sekali segera ranum. Akan tetapi, kita masih percaya bahwa untuk menjadi mekar, kita perlu waktu.

Terima kasih karena aku rasa, Allah tetap menjadi yang pertama. Bila kelalaian kita menjaga diri, membuat orang lain berasumsi sedemikian rupa. Semoga kita segera diselamatkan dan ku rasa, Dia pasti segera menyelamatkan.

Terima kasih telah bersedia bersabar. Karena aku pun sedang bersabar menunggu waktumu yang lebih luang. Karena sekarang, begitu banyak kesibukan yang bila kita tidak bersabar dan gegabah. Justru bisa jadi membuat kita salah mengambil keputusan.

Terima kasih telah menjaga diri. Karena aku akan menjagamu dari perasaanku yang sedemikian rupa. Entah bagaimana caranya. Entah harus berdoa seperti apa. Karena kita tahu pasti, salah satu dari kita akan memulai. Dan itu aku. Diwaktu yang nanti akan aku cari tahu entah bagaimana caranya. Karena aku tidak akan membiarkanmu terlalu lama berasumsi. Karena aku tahu, kita benar-benar sedang diuji dengan kehadiran masing-masing.
Kita sama-sama menjadi ujian satu sama lain. Mari menangkan!
0

Secarik Kesan, Novel Hujan - Tere Liye




''Karena kenangan sama seperti hujan. Ketika dia datang, kita tidak bisa menghentikannya. Bagaimana kita akan menghentikan tetes air yang turun dari langit? Hanya bisa ditunggu, hingga selesai dengan sendirinya'' (Tere Liye - Hujan : 201)

Hallo!!
Sudahkah membaca novel Hujan dari Tere Liye?
Keren-keren apalagi buat yang lagi sendu en mellow2 tuh hatinya, dijamin bakal sukaaa

Oke, disini saya akan sedikit cerita dan tidak bermaksud menjadi spoiler tapi memang di saat saya menulis ini, saya memang akan menghabiskan sedikit lagi novel bang Tere Liye yang berjudul Hujan. So ingin menyampaikan kesan saja mengenai novel ini mumpung mood nulisnya lagi menggebu. Hehe (padahal novel-novel sebelumnya udah selesai baca yaudah selesai juga cerita )

Tak menyangka dengan akhir ceritanya, bisa dibilang happy ending tapi bang Tere Liye memang jago bikin orang kaget sekaligus puas saat membaca.
Hmmm, tau aja kali yaa yang baca juga lagi proses menerima hal menyakitkan.
Anw, saya jatuh hati pada Esok dan kisah Lail dan Esok (gimana kisah cinta mereka baca sendiri yaa, yang jelas penuh tanda tanya  meskipun Lail banyak menunggu hingga hitungan tahun, tapi sosok Esok sangatlah cerdas, cara romantisnya pun cerdas, bukan abal2, bahkan saat manusia di bumi hampir punah) --> maafkan malah fokus disana
Tapi kisah persahabatan 7 tahun Lail dan Maryam juga tak kalah menarik dikala mereka sudah tak punya siapa2 lagi di dunia ini.

Novel Hujan adalah satu dari 2 karya bang Tere Liye yang menurut saya isinya sangat Sci-fi, sebelumnya ada novel Pulang. Kita diajak berimajinasi pada kecanggihan2 teknologi dan sistem yang mungkin ada berpuluh-puluh tahun kedepan. Seperti nonton film hollywood (apalagi novel Pulang kayak nonton filmnya James Bond.hehe). Pada novel ini banyak terdapat ilmu dan fenomena alam, ilmu sejarah, fisika, kimia, semuanya dipangkas habis sama bang Tere Liye, yang gak pernah ketinggalan itu adalah ilmu tentang keserakahan manusia yang faktanya memang tak pernah ada habisnya.

Yang menarik pada novel hujan ini juga diceritakan bahwa saraf manusia telah lengkap dipetakan, memori-memori yang mungkin menyakitkan bagi individu dapat di hapus yang akan sangat membantu menekan jumlah individu-individu yang terserang depresi. Keren ya? Biar kenangan2 menyedihkan tak lagi melanda, namun di satu sisi kenangan itu jangan dilupakan melainkan hanya dipeluk erat karena dengan cara itu kita bisa menerima, ikhlas, dan karena itulah yang akan membuat kita bahagia.
(That's the main main point yang aku ambil dari novel ini terlepas tentang ilmu-ilmu science yang ada, so ya memang tentang perumpaan hujan, tentang melupakan)
Luar biasa nian imajinasi bang Tere Liye nih, bikin yang baca baper juga jadinya #eh


Anw, ini beberapa quotes yang aku suka yang ditulis bang Tere Liye di dalam novel ini :

''Semua akan kalah oleh waktu. Sebenarnya hanya orang-orang kuatlah yang bisa melepaskan sesuatu, orang-orang yang berhasil menaklukkan diri sendiri. Meski terasa sakit, menangis, marah-marah, tapi pada akhirnya bisa tulus melepaskan, maka dia telah berhasil menaklukkan diri sendiri''

''Bagian terbaik dari jatuh cinta adalah perasaan itu sendiri. Kamu pernah merasakan rasa sukanya, sesuatu yang sulit dilukiskan kuas sang pelukis, sulit disulam menjadi puisi oleh pujangga, tidak bisa dijelaskan oleh mesin paling canggih sekalipun. Bagian terbaik dari jatuh cinta bukan tentang memiliki. Jadi, kenapa kamu sakit hati setelahnya? Kecewa? Marah? Benci? Cemburu? Jangan-jangan karena kamu tidak pernah paham betapa indahnya jatuh cinta''

''Bukan seberapa lama umat manusia bisa bertahan hidup sebagai ukuran kebahagiaan, tapi seberapa besar kemampuan mereka memeluk erat-erat semua hal menyakitkan yang mereka alami.
''Bukan melupakan yang menjadi masalahnya, tapi menerima. Barangsiapa yang bisa menerima, maka dia akan bisa melupakan, hidup bahagia. Tapi jika dia tidak bisa menerima, dia tidak akan pernah bisa melupakan''.

Semoga bermanfaat.

#novelyangbarusempatterbaca #berbagi #mengisiwakturamadhan  #recomendedtoread #novelhujan #tereliye #book
0

Reminder!

Belum lama ini baru saja menutup luka,
Allah kenalkan lagi dengan kecewa,
Berbagai pilihan pernah dihadapkan untuk jiwa dan hanya berujung duka.

Sudah saatnya kita pahami,
Masalah hati bukan untuk dilabuhkan begitu dini,
Harusnya mengerti begitu mulianya diri dengan menjaga setiap rasa yang ingin terselami,
Akan membungkus sempurna hati titipan ilahi.

Dulu biarkan berlalu,
Banyak hal, banyak pertemuan dan banyak kesempatan membuat sendu,
Tak jarang juga membawa kerinduan menggurutu, berharap pilihan kan berujung kepastian.
Namun karena cara yang salah hanya membawa tipu,
Tak jarang yang berakhir kerugian.

Itu bukan buruknya nasib,
Hanya saja kita yang kurang teguh pada prinsip,
Belum istiqomah menjaga kemuliaan hati,
Belum sempurna menata akhlak dan pribadi,
Belum bahagiakan orang tua tanpa tapi dan belum tegar ketaatan pada Allahurabbi.

#inspired from All about Islam Official

0

Thanks Allah

''Dan dengan mengingat Allah lah hati menjadi tenang''

''Berdoalah padaNya, dan engkau akan mendapat nikmat dan petunjuk yang tidak disangka-sangka''.

2 bait itu, pesan dan janjiNya yang selalu kuingat.

Allah, terima kasih hari ini pagi ini, aku merasakan lagi jawaban atas doa-doaku padaMu bahkan kali ini lebih cepat.
Takjub, lagi dan lagi Engkau tak pernah tidur apalagi membenci hambaMu.

Sempat merintih, menitikkan air mata saat shalat dhuha pagi ini, galau, risau, iyaaa karena tak tahu harus berbuat apa. Hanya bisa bermunajat meminta petunjuk padaNya.
Dering telpon dari ayah dan nasehatnya pagi ini memang menjadi pemicu tetes air mata tapi aku yakin semua sudah diatur olehNya.

Subhanallah walhamdulillah sekejap ada kabar tentang keresahanku,
Sudah, hilang sudah resah, galau, gundah itu.
Saatnya menapak jejak lagi, mencoba jalan lain lagi.

Bismillah, istiqomah, jangan pernah menyerah dalam segala hal, dan terus berproses menjadi insan yang lebih baik.

Alhamdulillah nikmat di bulan ramadhan, segala hikmah akan terus ada dari segala kejadian, tinggal bagaimana kita memaknainya 😊😊😊

0

Tak akan pernah lelah

Lelah mungkin terasa,
Kala siang maupun malam
Saat dunia terasa tak bersahabat,
Saat segala hal terasa tak menyenangkan

Lelah, juga akan sangat berat
Membuat dunia terasa kelam
Tapi, tak akan lama
Lelah dapat membuatmu bangkit
Karena lelah tak akan sia-sia
Energi energi yang habis untuk lelah telah berubah bentuk
Bentuk yang tak akan kau sangka-sangka indahnya
Bentuk yang akan membuatmu lebih bersyukur
Bentuk yang tercipta berkat kerja tanganNya

Tak akan pernah lelah, jangan!
Bentuk itu tak akan tercipta jika lelah membuatmu menyerah
Jangan pernah lelah, duniamu begitu indah untuk sedetik saja menikmati lelah.

0

Dare to be!

Some sentences, motivate me, make my spirit fired up on my 23 birthday!! 😊

When a new day begins, dare to smile gratefully.

When there is darkness, dare to be the first to shine a light.

When there is injustice, dare to be the first to condemn it.

When something seems difficult, dare to do it anyway.

When life seems to beat you down, dare to fight back.

When there seems to be no hope, dare to find some.

When you’re feeling tired, dare to keep going.

When times are tough, dare to be tougher.

When love hurts you, dare to love again.

When someone is hurting, dare to help them heal.

When another is lost, dare to help them find the way.

When a friend falls, dare to be the first to extend a hand.

When you cross paths with another, dare to make them smile.

When you feel great, dare to help someone else feel great too.

When the day has ended, dare to feel as you’ve done your best.

Dare to be the best as I can, All praises to Allah, I'm 23!!!

From : Steve Maraboli, Life, the Truth, and Being Free

Siguiente Anterior Inicio