Skip to main content

Posts

Soal hati I’m just wanna telling the world, I have u …                  Seketika semua datang dengan tiba-tiba, tanpa tau apa yang telah terjadi sebelumnya dan apa yang akan terjadi setelah itu. Ini  bukan sekedar kisah romantis yang tengah dilakoni oleh banyak orang. Melainkan sebuah kisah perjalanan yang aku tempuh sejak melihat sosoknya. Entah perasaan apa yang hadir ketika aku melihatnya untuk kesekian kalinya, namun perasaan enggan mengenal juga berkecamuk menahan mulut untuk tetap bungkam. Memperhatikan satu persatu butir-butir kehidupannya aku mulai dimalam setelah melihatnya. Perasaan kagum dan ingin mengenal semakin bersikukuh untuk diterapkan. Namun aku tetap memilih alur cerita yang aku nikmati sendiri. Menanti sebuah coretan, memandangi apa yang disebut dengan keingintahuan. Dan aku mengenalnya …… .
Feminimitas Wanita Bukanlah High Heels High heels bukanlah suatu standar feminimitas. High heels yang dipandang wanita menjadi suatu ukuran kecantikan dan ciri khas gaya wanita yang feminis menjadi suatu hal yang kurang dapat diterima. Mungkin memang benar  6 dari 9 wanita mengaku akan lebih percaya diri bila menggunakan high heels. Namun faktanya masih ada 3 dari wanita lainnya yang malah kurang percaya diri untuk menggunakan sebuah sepatu tinggi, alasannya cukup sederhana hanya “tidak ingin ribet”. Mereka malah lebih memilih menggunakan flat shoes  atau malah lebih suka menggunakan sandal.
BUKANLAH SEBUAH LABEL Wahai penakluk samudera Engkau tak kan bisa berdiri di atas nya Engkau juga tak kan bisa merengkuh semua isinya Engkau hanya bisa menggerakkan lokomotif kapal-kapal yang tengah berlayar diatasnya Engkau hanya bisa menapakkan jejak yang takkan berbekas di atasnya namun berarti akannya Wahai penakluk samudera Kehadiranmu bukan tuk omong kosong belaka Kehadiranmu bukan tuk menyingsingkan kerah bajumu yang masih keras terlipat Kehadiranmu bukan tuk berkendarakan kuda berlapis baja hitam mengkilap Wahai penakluk samudera Sadarlah….

Gadis Kecil Itu............

Teriknya mentari tak mengusangkan  sedikitpun senyum gadis kecil itu, ia tak pernah mengeluh dengan aktvitasnya yang melimpah ruah, aktivitasnya untuk mendapatkan sebuah gelar  “ GADIS TEGAR ”.  Gadis itu bekerja sebagai  seorang musisi jalanan merangkap sebagai seorang tukang cuci baju di beberapa kelurga kaya di dekat rumahnya. ***************** Note : Ini bukan sebuah cerpen atau sekedar curahan hati, ini hanyalah cerita tentang seorang gadis kecil yang sayapun tidak pernah tahu asal usulnya :DD

oh, Bung Hatta

Indonesia pernah memiliki seorang pemimpin dan negarawan yang teramat bersahaja, beliau adalah Moh.Hatta. Sebagai seorang gadis yang sekarang menginjakan hidupnya pada umur 18 tahun saya telah mengaguminya sejak dulu, mengagumi sosoknya, sosok seorang yang sering disapa sebagai “Bung Hatta” dan bangga pun menyeringai dalam hati karena Indonesia pernah memiliki seorang pemimpin seperti beliau. Beliau adalah proklamator RI, Wakil Presiden I RI,  Bapak Koperasi Indonesia, negarawan, pahlawan, diplomat, dan ekonom Indonesia. Selain itu beliau adalah sosok orang yang santun, jujur, hemat, serta  uncorruptable . Dalam tulisan Rachmawati Soekarnoputri  putri mendiang Bung Karno yang dimuat di Harian Kompas, 9 Agustus 2002,Mengenang 100 Tahun Bung Hatta ia mengatakan, suri teladan yang perlu diteladani dari Bung Hatta adalah sifat dan perilakunya yang fair dan jujur. “ Jujur di sini, tidak hanya terbatas pada tidak melakukan praktik KKN selama berkuasa atau menjabat. Namun...

i'll do always like rain

hey guys, do u like R-A-I-N?   i do like rain very much :D in japan rain called as"AME" did u know?  ketika hujan datang, tumbuhan bersorak-ria kegirangan

saat ikhlas menyentuhku

It’s only about when I’m trying to believe everything will be alright when u’re with Allah J Including what I’m feeling that day  J Saat ikhlas menyentuhku, kabut hati menjadi titik embun di ujung daun keresahan jiwa menjadi setenang telaga keruh isi kepala menjadi sebening mata air sesak di dada menjadi selapang jagat raya Saat ikhlas menyentuhku, kutarik hati dari mendurinya dendam kuangkat jiwa dari meluasnya keputusasaan kuubah kesedihan menjadi syair kegembiraan Saat ikhlas menyentuhku.......... kumaafkan dirimu...