0

Merindu.......



aku kembali memikirkan pelangi, tak perlu sejengkal dan tak perlu juga berlimpah ruah
namun semua ruang terisi dengan warna-warni indah....

aku teringat bait-bait syair lagu butterfly......kupu-kupu......warna-warni PELANGI pada sayapnya terukir sempurna...

 "butterfly, terbanglah tinggi setinggi anganku untuk meraihmu
memeluk batinku yang sedang kacau karena merindu...."

semua ruang terisi namun tak penuh,
ada sedikit ruang yang bolong karena sebuah kebencian,
aku merindu mu pelangi...
merindu untuk memaafkan sebuah ketidakberdayaan hati
aku ingin kau memenuhi ruang yang bolong itu.

akankah kau  kirimkan kupu-kupu nan indah yang telah engkau ukir sayapnya untuk memulihkan rinduku padamu?




W.A.I.T.I.N.G
F.O.R
M.E
Y.A.A.A.A.A.C.H.H.H.H.
.....................
!!!!!!!!!!!!!!!!!!
0

di sebuah Penghujung pagi



Terik matahari takkan berhenti bersinar hingga malam datang,
yah, semua orang tau itu!
namun teriknya matahari kurasa mendung, selain matahari tidak terlalu menampakkan senyumnya, matahari juga nampak bersembunyi di balik awan-awan keabu-abuan.
Agghhhhrrhgghh...... tiba-tiba aliran darah mengalir cepat, aku teringat akan sesuatu, 
nampaknya setan telah merayu ku untuk pergi kepada sebuah keputus-asa-an
keputus-asaan setelah aku membaca beberapa kalimat-kalimat yang terlontar dari beberapa orang.
yah, mereka merayuku seiring dengan mendung hari ini...
aku tergoda untuk beberapa saat, aku terdiam...
hingga saat ini.....
Siguiente Anterior Inicio