0

SINNA SHERINA MUNAF

” BIODATA “

1191740-3626-l

Nama Lengkap : Sinna Sherina Munaf
Panggilan : Sherina
Tanggal / Tempat Lahir : 11 June 1990, Bandung (Indonesia)
Zodiak : Gemini
Hobi : Menyanyi, main piano, melukis, balet
Warna Kegemaran : Biru
Bintang Favorit : Mariah Carey, Lia Callaway, Lea Salonga, Celine Dion, Uci Nurul, DLL
Saudara : Virania Devarainy Munaf (kakak) & Mayzura ” Maura ” Restalia Munaf (adik)
Nama Ayah : Triawan Munaf
Nama Ibu : Luki Ariani
4

karya ilmiah REMAJA "GAUL" dan IMPLIKASINYA DI LINGKUNGAN SEKOLAH

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Bumi sebagai wadah kehidupan sekarang berada pada masa krisisnya. Keadaan ini menimbulkan banyak masalah yang masih belum teratasi, khususnya pada masalah lingkungan hidup, seperti krisis makanan yang diperkirakan 1 dari 6 orang di dunia menderita kelaparan dan gizi buruk, Air yang diperkirakan pada tahun 2025 dua pertiga orang di dunia akan mengalami krisis air yang parah, kekurangan energi, perubahan Iklim, berkurangnya keanekaragaman hayati yaitu bumi yang sekarang telah memasuki tahap kepunahan spesies keenam terbesar, pemanasan global, polusi, hutan yg berkurang, pasokan terbatas sumber daya alam dan lain-lain. ( www.wartawarga.html.com)
Masalah lingkungan hidup merupakan tanggung jawab dan beban bagi kita manusia sebagai komponen utama di muka bumi, mempunyai peran penting dalam upaya pelestarian lingkungan untuk mengurangi masalah yang terjadi di lingkungan sekarang. Bumi yang semakin rusak menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaganya dari upaya-upaya perusakan. Dalam hal ini remaja dengan berbagai macam indikasi perubahannya menjadi ujung tombak yang berpotensi sebagai pejuang lingkungan. Sebab, mereka masih memiliki banyak waktu untuk dapat belajar. (www.suara-merdeka.com). Keterlibatan Remaja sebagai
0

Dunia Alief

Alief memberi warna dalam kehidupanku. Warna yang banyak mengajarkan aku tentang bagaimana menghargai orang-orang terdekat. Aku patut bersyukur karena ditakdirkan bertemu dengannya. Mungkin dia tak pernah sadar telah menawarkan hal itu padaku. Namun, sekali lagi aku harus mengucapkan terima kasih padanya.
Sayangnya, dunia Alief adalah dunia kesepian. Dunia yang tak memiliki orang-orang yang ingin benar-benar berbagi kebahagiaan dengannya, setidaknya itu yang dialaminya di sekolah. Di sekolah, dia tidak memiliki teman, meski tidak sepenuhnya seperti itu, hanya saja semua teman di kelas Cuma berklamufase menawarkan persahabatan dengan Alief. Aku tahu betul dengan yang satu ini.
Kalau saja Alief tidak tergolong siswa yang cerdas bukan kepalang di kelas, mungkin Alief akan tersingkir dari percaturan pergaulan di sekolah. Tidak perlu auh-jauh kalau aku ingin memberi bukti, sesaat PR dikumpulkan, misalnya. Alief dengan sifatnya yang berharap dapat menjaring teman sebanyak mungkin , akan meminjamkan PR-nya pada teman manapun yang ingin meminjamnya. Bagiku, ini sama buruknya dengan berbohong pada diri sendiri!
Aku akui, Alief memang polos dengan sifatnya itu, tapi apa gara-gara itu dia tidak memiliki teman, atau hanya gara-gara kecerdasannya, dia baru bisa memiliki teman?
Siguiente Anterior Inicio